|
Sekilas tentang
DnA TEA
DnA
TEA adalah teh
yang diproses dengan kelembaban tertentu dan menggunakan fermentasi lanjutan
secara alami dengan metode olahan tradisional
China, sehingga kaya akan kandungan yang bermanfaat untuk kesehatan.
Dari hasil
research yang dilakukan mengatakan bahwa teh merupakan salah satu
alternatif pengobatan tradisional yang relatif murah dan sangat mudah
untuk didapat dalam mengatasi gangguan kesehatan tubuh.
Beberapa research memang membuktikan bahwa teh mempunyai khasiat
yang amat penting untuk tubuh manusia, tidak hanya memberikan kesegaran,
tetapi juga membantu mencegah dan mengatasi berbagai problem kesehatan tubuh.
Kandungan
DnA TEA
1.
Catechin
2.
Polyphenol
3.
Flavonoid
4.
Fluoride
5.
Magnesium
6.
Vitamin B Komplek
7.
Vitamin E
8.
Vitamin K
Zat-zat yang terkandung dalam
DnA TEA
ini
sangat berperan dalam proses Pencegahan dan Pemulihan Kesehatan.
-
Catechin
adalah
antioksidan
yang sama kuatnya dengan beta-karoten. Jean Carper di dalam The Food Pharmacy,
dalam penelitian terbukti catechin dapat memperkuat dinding pembuluh kapiler
dan memperlambat proses aterosklerosis. Kandungan catechin dapat pula membunuh
Helicobar Pylori, bakteri pemicu kanker lambung.
-
Polyphenol
adalah grup dari substansi kimia yang ditemukan dalam tanaman, kemampuannya
100 kali lebih efektif dari Vitamin C dan 25 kali lebih efektif dari Vitamin E
dalam menetralisir radikal bebas. Polyphenol dapat membantu menormalkan
hyperfunction serta kelenjar gondok (Jane V. Higdon, Balz Frei; Tea Catechins
and Polyphenols: Health Effects, Metabolism, and Antioxidant Functions).
Archie of Internal Medicine; menyebutkan pula bahwa Polyphenol juga berperan
sebagai pencegah kolesterol jahat (LDL = Low Density Lipoprotein)
-
Flavonoid
berfungsi sebagai senyawa alamiah yang dapat membentuk sifat antibiotik,
antiradang dan antioksidan, serta mampu menghambat penggumpalan sel-sel
platelet darah sehingga membantu mencegah penyumbatan pembuluh darah. (John
Folts, Direktur Sekolah Medis Universitas Wisconsin, AS)
-
Fluoride,
menjaga kesehatan gigi dan gusi serta berperan dalam metabolisme tulang,
membantu melawan osteoporosis. (World Health Organization; Environmental
Health Criteria 227: Fluorides)
-
Magnesium,
memelihara fungsi otot dan urat saraf agar normal, membantu menjaga sistem
kekebalan tubuh serta menjaga tulang agar kuat. Magnesium juga membantu
menormalkan kadar gula darah dan tekanan darah. Magnesium berperan penting
dalam membantu mencegah penyakit kardiovaskuler dan mengatur jumlah kalsium
yang masuk ke dalam sel tubuh. (National Institutes of Health, Office of
Dietary Supplements, USA)
-
Vitamin E,
merupakan antioksidan yang melindungi tubuh dari kerusakan yang disebabkan
oleh radikal bebas. Vitamin E juga berperan penting dalam sel darah merah dan
membantu penggunaan Vitamin K oleh tubuh. (Herrera E, Barbas C; Vitamin E:
action, metabolism and perspectives)
-
Vitamin K,
membantu proses pembekuan darah (clotting) dan proses metabolisme tulang serta
membantu mencegah osteoporosis dan pengapuran pada urat nadi. (Jamie Adams and
Joseph Pepping; Vitamin K in the treatment and prevention of osteoporosis and
arterial calcification)
-
DnA
TEA baik untuk : Diabetes, tekanan
darah tinggi, kolestrol berlebihan, diet, rhematik, gangguan pencernaan,
ambeiyen, ginjal, alergi kulit.
Ampas DnA TEA baik untuk
perawatan kulit wajah yakni sebagai MASKER WAJAH
Apa yang terkandung di dalam teh
hitam yang membuatnya menjadi minuman kesehatan? Jawabannya terletak pada
senyawa kimia alami yang terkandung di dalam daun teh: Polyphenol,
Flavonoid, dan Catechin.
-
Menurut Joseph McLaughlin,
seorang peneliti di National Cancer Institute, teh hitam sangat efektif
dalam melindungi tubuh dari kanker esofagus, yaitu saluran yang berjalan dari
mulut ke lambung. Para peneliti yang meneliti kelompok orang yang merokok dan
minum alkohol juga menyatakan bahwa mereka yang minum teh hitam 5 cangkir
setiap hari mengalami penurunan resiko kanker sebesar 20% pada pria dan 50%
pada wanita. Dan untuk mereka yang tidak merokok atau minum alkohol, risiko
kanker esofagus bagi peminum teh hitam turun sebesar 57% pada pria dan 60%
pada wanita. Menurut McLaughin di dalam The Jurnal of the National
Cancer Institute. “Semakin banyak teh hitam yang Anda minum, semakin
rendah risiko Anda.”
-
Penelitian belum lama ini yang
dilakukan di Jepang terhadap lebih dari 9.500 wanita menegaskan bahwa mereka
yang minum kurang dari lima cangkir teh hitam setiap hari memiliki tingkat
stroke dua kali dibandingkan mereka yang minum lebih dari lima cangkir teh
hitam setiap harinya. Hasil itu lebih jelas terlihat pada wanita yang konsumsi
garamnya cukup tinggi, suatu faktor yang berhubungan dengan tekanan darah
tinggi dan stroke. Penelitian yang diadakan di Jepang kepada 1.000 orang
menemukan hasil yang mencengangkan, yaitu semakin banyak teh yang mereka
minum, semakin rendah kadar kolesterolnya. Menurut Dr. Yoshikazu Sata,
seorang ahli neurologi di Tohoku University School of Medicine di
Jepang antioksidan itulah yang membantu menjaga kesehatan pembuluh darah dan
mencegah stroke.
-
Penelitian lain di Jepang
menunjukkan walaupun rata-rata pria Jepang merokok lebih banyak dibandingkan
rata-rata pria Amerika, mereka memiliki tingkat kanker paru-paru yang lebih
rendah. Menurut para ahli, kesenangan mereka minum teh hitam adalah alasan
mengapa hal itu terjadi.
-
Penelitian selama dua tahun di
Cina menunjukkan bahwa orang yang minum teh hitam akan memiliki resiko kanker
lambung 30% lebih rendah bila dibandingkan dengan orang yang tidak meminum teh
hitam.
-
Para peneliti di American
Medical Association menemukan bahwa flavonoid mampu meningkatkan
sistem kekebalan tubuh yang banyak ditemukan dalam tumbuhan, termasuk teh
hitam yang dapat mengurangi resiko stroke. Menurut Dr. Ralph Sacco dari
Nothern Manhattan Stroke Study di Columbia Presbyeterian Medical
Center, New York, teh hitam mampu mencegah penyumbatan arteri.
-
Penelitian di Belanda selama lima
tahun terhadap lebih dari 8000 pria, yang berusia antara 65 sampai 84 tahun,
menemukan bahwa mereka yang minum dua cangkir teh setiap hari mengalami
penurunan risiko serangan jantung dan kerusakan arteri koroner sebesar 68%.
Para peneliti menemukan bahwa kandungan flavonoid dan catechins (dua komponen
utama dari teh hitam) dapat menurunkan tekanan darah, menormalkan mekanisme
pembekuan darah, membantu pembakaran lemak dan mengatur kadar gula darah serta
insulin di dalam tubuh.
-
Para ilmuwan di Skin Disease
Research Center di Cleveland, OH, melaporkan bahwa teh hitam dapat melawan
kanker pada kulit dan menyebabkan perlambatan pertumbuhan tumor sebesar 40%
sekaligus menciutkan ukuran tumor yang telah ada. Teh hitam yang dioleskan
langsung kepada kulit dapat mencegah kanker kulit yang disebabkan oleh
pemanasan sinar matahari dan menghindari keriput pada kulit.
Dr. Earl Mindell
di dalam bukunya, What You Should Know about the Super Antioxidan Miracle
menemukan bahwa teh hitam memiliki sifat antibakteria yang kuat. Teh hitam
dengan kuat melawan hampir semua jenis bakteri, termasuk kolera, salmonela, dan
tifiod. Tidak seperti antibiotika, teh hitam memiliki sifat selektif dalam
memilih bakteri yang dibunuhnya, dengan meninggalkan bakteri yang baik dan
membunuh bakteri yang menyebabkan kerusakan.
|